Pada 16 sampai 18 Oktober 2015 mengadakan Rapat Kerja Cabang di Lumajang, untuk mengisi agenda dan sisa waktu periode dengan rancangan-rancangan program yang meliputi agenda Pengurus Harian. Bidang Internal; Kajian, Intelektual, dan kaderisasi, dan Forkamibaya. Bidang Eksternal; Media Informasi, Perekonomian, Komunikasi (Perguruan Tinggi, LSM, Organisasi Gerakan), dan LBH, dan Kopri.
walaupun pada agenda Rakercab hanya sekitar 50% dari total keanggotaan pengurus, dan ada salah satu sub kepengurusan seperti Badan Semi Otonom LBH (Lembaga Bantuan Hukum) yang tidak perwakilan sama sekali dalam Rakercab, tapi cukup terwakili oleh bidang eksternal yang hadir.
Pada agenda itu, pamflet PMII untuk RAKYAT; Pikiran dan Usulan untuk Rakercab PMII
Surabaya sedikit banyak bisa disisipkan pada agenda program kerja PC
PMII Surabaya. Diantaranya agenda Sekolah Gerakan namun masih menunggu
pembentukan modul kaderisasi.
Sekolah Gerakan dirasa penting.
Mengingat wilayah intelektual mahasiswa dan rakyat berbeda. Rakyat akan
sulit mengerti dgn bahasa ilmiah dan isi pembahasan yang njelimet. Butuh
pemahaman kepada mahasiswa agar mampu membahasakan pemikirannya sesederhana mungkin.
Kemudian diakhir sesi Rakercab. PC PMII Surabaya juga mengunjungi
aktivis penolakan tambang pasir di desa Selok Awar-awar Lumajang, di
kediaman alm Salim Kancil untuk berdoa bersama dan ke rumah pak Tosan
untuk mendengar cerita, keterangan dan menularkan semangat revolusioner.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
keren