Di sebuah warung
kopi. Bertengger dua lelaki, sama-sama meracik kopi. Tapi lelaki satunya masih
agak kurang mampu meracik kopi yang apik. Mas sampean tolong saya bantu meracik
kopi. Iya. Tolong..
Keduanya meminta
sang penjual kopi minggir sedikit. Dan minta untuk meracik kopi mereka sendiri.
Begini mas. Iya. Kopi yang baik itu kopi yang panas. Salah satu lelaki itu
menuangkan seciduk air ke dalam panci lalu memasaknya hingga mendidih. Mas ini
saya coba panaskan air, sampean tunggu. Iya.
Setelah jadi. Mas
ini udah jadi. Iya makasih pak. Langsung ia minum kopi itu. Mas kok kopinya
sampean tiup-tiup. Iya. Kata sampean kopi yang baik itu kopi yang panas. Benar.
Terus?. Saya ingin kopi ini dingin. Loh???
Pria yang bingung
tadi, saya gambarkan sosok yang masih rapuh jiwanya, dari segala sesuatu yang
aneh. Padahal itu yang sudah terbiasa dilakukan sehari. Kehidupan yang
cenderung menipu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
keren